4 Potensi Wisata Andalan Pelalawan
Selama ini banyak orang yang belum mengenal di mana itu letak daerah Pelalawan, namun dengan sejumlah potensi wisata yang ada dan polesan oleh Pemerintah setempat kini Pelalawan sudah dikenal diseluruh santero Nusantara, bahkan di Dunia.
Hal ini tentu tidak lepas dari campur tangan Bupatinya, memang sejak Bupati Pelalawan, HM. Harris, Pemkab Pelalawan banyak melakukan berbagai promosi, sebelumnya potensi wisata yang sangat elok ini tidak diketahui khalayak ramai akhirnya kini wisata ini sudah mendunia.
Bukan itu saja, HM. Harris untuk mengenalkan daerah Pelalawan untuk menjadi salah satu tujuan wisata dia telah membuka jalan menuju ke danau baru yang terletak di desa Langgam yang sebelumnya tidak diketahui orang luar, masalah wisata di Riau Potensi Wisata Pelalawan Tidak Kalah Saing dengan daerah lain.
"Selain itu danau Tajwik merupakan tempat bertelurnya ikan langka seperti Arwana, biasanya warga langgam mendatangi danau ini sekali setahun menangkap anak ikan ini untuk dijual, namun sekarang mereka sudah dilarang," Jelasnya.

Misalnya Danau Tajwid ini berlokasi di Kecamatan Langgam Kabupaten Pelalawan, Riau, di Langgam sendiri masyarakat dimana sebagian besar waga ini bekerja sebagai nelayan itu sebagian tinggal di rumah rakit yang berfungsi sebagai tempat pengumpulan ikan dan pengolahan ikan salai.
Pemandangan yang Asri di pinggiran Danau Tajwik ini bisa membuat kita takjub akan keindahannya, pohon yang rindang angin yang sepoisepoi menjadi kenikmatan tersendiri bagi anda yang ingin berpetualang di Danau Tajwid ini.
Sedikit gambaran dilukiskan Harris, dimana letak dan budaya Pelalawan dijelaskan Harris, Pelalawan yang merupakan salah satu kabupaten yang ada di Provinsi Riau yang merupakan daerah pemekaran dari Kabupaten Kampar ini.
"Wilayah cakupan Pelalawan yang terdiri dari daratan dan kepulauan dan memiliki luas 13.924,94 km, di kabupaten Pelalawan memiliki 4 tempat wisata alam sudah mulai sangat Populer, kalau ingin bertandang ke Pelalawan, Cukup naik travel dari Simpang Harapan Raya, Pekanbaru dengan tujuan Pangkalan Kerinci, setelah sampai cukup bertanya kepada warga setempat tujuan dan lokasi wisata yang hendak dikunjungi, usah takut warga Pelalawan yang terdiri dari banyak suku ini akan menunjukkan lokasi tujuan anda, itu karena semua warga Pelalawan yang terbuka untuk semua kalangan dan terkenal ramah," Jelas Harris dilokasi Wisata Danau Tajwik di Desa Langgam, saat mengunjungi pembanunan jalan ke lokasi wisata baru, Danau Tajwik, Kamis (7/5/15).
Untuk mengenal lokasi Harris menyebutkan beberapa lokasi wisata di Pelalawan, berikut 4 Tempat Wisata Alam Pelalawan di Provinsi Riau ini yang perlu ketahui sebagai destinasi liburan yang menyenangkan.
"Yang utama yang terkenal didunia adalah Bono ini Untuk peringkat pertama tempat paling populer yang menjadi andalan pariwisata di pelalawan adalah fenomena alam yang terdiri dari ombak sungai yang ada di sungai kampar di kabupaten Pelalawan," Ujar Bupati yang bersahaja inui.
Ombak yang bergulung dari muara sungai Kampar yang bermula dari Kematan Kuala kampar ini, adalah fenomena alam yang unik dimana pertemuan arus dari laut dan sungai telah menciptakan ombak besar, besar ombaknya dapat mencapai ketinggian 6-10 meter.
Dijelaskan Harris, ombak besar in i terdiri dari 2 bono yaitu bono Muara sungai kampar di Kabupaten Pelalawan yang disebut sebagai bono jantan dan bono sungai Muara Rokan di Kabupaten rokan hilir betina.
"Kenapa disebut sebagai bono jantan karena ombaknya yang relatif tinggi dan disebut betina karena ombaknya lebih rendah, bagi yang ingin merasakan sensasi berselancar di sungai mingkin bono di Kabupaten Pelalawan dapat menjadi destinasi wisata anda," Jelasnya.

Selain potensi Bono ini juga da Taman nasional Tesso Nilo (TNTN) wista ini bertempat di Kabupaten Pelalawan dan berbatas Kabupaten Indragiri Hulu yang memiliki luas 38.576 hektare yang diresmikan oleh pemerintah pada tanggal 19 Juli 2004 lalu, dilokasi ini terdapat berbagai macam flora dan fauna dan juga merupakan kawasan konservasi Gajah yang dihuni oleh 80-90 ekor gajah.
"Bagi yang ingin melihat rimba alam atau yang suka berpetualang dalam hutan lebat yang masih asri anda dapat mengunjungi tempat ini, dilokasi ini ada pemandunya, bahkan kalau tidak nyaman dengan berjalan kaki maka pengunjung dapat menaiki Gajah binaan," Jelas Harris.
Sementara tempat wisata lain misalnya Hutan Konservasi Kerumutan merupakan kawasan hutan lindung yang memiliki keanekaragaman flora dan fauna, dimana hutan ini memiliki fauna endemik yang dilindungi yaitu Harimau Sumatra. hutan ini memiliki cakupan wilayah yang cukup luas yaitu 1.332.169 ha dan terletak di Kecamatan Kerumutan Kabupaten Pelalawan dan sebagian masuk wilayah indargiri hulu, walau hutan ini sedikit dirusak perambah dari Pekanbaru, namun keadaannya masih bisa menjadi tempat menenagkan diri.
"Buka itu saja Bro, wisata Pealalwan, ada Air Panas di desa Pangkalan Lesung, Tugu Exuator di Perbatasan Rengat, Danau tanjung Putus, Istana Sayap kerajaan Pelalawan, Makam Sultan Mahmud Syah I, di Desa Pekan Tua, Kecamatan Pelalawan, bahkan ada tempat Pusat Budaya Petalangan di Desa Betung, Pangkalan Kuras, sekitar 129 Km dari Pekanbaru, di tepi Danau Monti ini, dibangun di atas tanah seluas 17 hektar, dikelilingi perbukitan, berlatar belakang Hutan Sialang, Pokonya banyak deh Bro," Ujar harris menirukan gaya anak muda sekarang sambil berseloroh. (Advetrorial)